Pemkot Baubau Gelar Pelatihan Jitupasna dan R3P, Tekankan Pentingnya Fase Pascabencana

Dipost Tanggal : 22-07-2026
Admin Lintas21
Pemkot Baubau Gelar Pelatihan Jitupasna dan R3P, Tekankan Pentingnya Fase Pascabencana
Bimtek

Baubau - Pemerintah Kota Baubau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau menggelar Pelatihan Petugas Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) dan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) yang dipusatkan di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Baubau, Rabu (22/07/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Juli 2026, dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Wali Kota Baubau Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Dr. Mohamad Tasdik, M.Si., yang hadir mewakili Sekretaris Daerah KotaBaubau.BPBD Kota Baubau beserta jajaran, narasumber dari BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara, serta peserta yang berasal dari perwakilan kelurahan, organisasi Karang Taruna, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutan Sekretaris Daerah yang dibacakan Dr. Mohamad Tasdik mengatakan, penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, bukan hanya pemerintah. Menurutnya, perhatian terhadap tahapan pascabencana perlu diperkuat karena menjadi fase yang menentukan keberhasilan pemulihan kehidupan masyarakat.

"Penanggulangan bencana bukanlah sekadar tugas pemerintah semata, melainkan tugas bersama yang membutuhkan kolaborasi, kecepatan, dan ketepatan. Sering kali fokus kita lebih besar pada saat tanggap darurat. Padahal tahapan pascabencana, yakni rehabilitasi dan rekonstruksi, merupakan fase yang sangat krusial untuk mengembalikan kehidupan masyarakat agar dapat berfungsi kembali dengan normal,"katanya.

Ditambahkan, para peserta pelatihan memiliki peran strategis sebagai petugas Jitupasna dan R3P yang bertugas melakukan pengkajian kebutuhan pascabencana sekaligus menyusun dokumen rencana rehabilitasi dan rekonstruksi secara akurat, komprehensif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pihaknya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal dengan menyerap seluruh materi yang diberikan narasumber. Kompetensi tersebut dinilai penting agar petugas mampu menghitung dampak kerusakan dan kerugian akibat bencana secara tepat, sekaligus menyusun rencana aksi pemulihan yang efektif dan tepat sasaran.

Dr Moh Tasdik menegaskan, Pemerintah Kota Baubau berkomitmen memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam penanganan fase pascabencana, khususnya di tingkat kelurahan dan perangkat daerah. Dengan petugas yang memiliki kompetensi memadai, proses rehabilitasi dan rekonstruksi diharapkan dapat berjalan lebih terencana, cepat, dan mampu mempercepat pemulihan kondisi sosial, ekonomi, maupun infrastruktur masyarakat yang terdampak bencana.

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.