Baubau - Pemerintah Kota Baubau melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau terus memperkuat budaya sadar bencana di kalangan pelajar dengan menggelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kesiapsiagaan Bencana bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Negeri 7 Baubau dan diikuti oleh 100 siswa.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana BPBD Kota Baubau, Dr. Mohamad Tasdik, SH, M.Si., yang hadir mewakili Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, S.E.
Dalam sambutannya, Dr. Mohamad Tasdik mengatakan, Pemerintah Kota Baubau melalui BPBD terus mengembangkan sistem penanggulangan bencana yang terintegrasi, mulai dari tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana. Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan sistem kesiapsiagaan yang responsif serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Menurutnya, pelaksanaan Sosialisasi KIE Kebencanaan bagi siswa SMP merupakan salah satu langkah strategis untuk menanamkan kesadaran dan budaya kesiapsiagaan sejak dini sekaligus menjadi fondasi dalam mewujudkan sekolah-sekolah yang siaga dan tangguh bencana di Kota Baubau."Salah satunya diwujudkan melalui pengembangan sistem kesiapsiagaan yang responsif dan berbasis kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Sosialisasi KIE kebencanaan bagi siswa SMP ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari upaya tersebut, sekaligus menjadi langkah awal membangun sekolah-sekolah yang siaga dan tangguh bencana di Kota Baubau," ujarnya.
Ditambahkan, Pemerintah Kota Baubau berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program edukasi kebencanaan ke seluruh satuan pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun Kota Baubau yang tangguh bencana (resilient city) serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Moh Tasdik juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah wawasan mengenai kebencanaan."Kepada anak-anak saya, siswa-siswi sekalian, saya berpesan agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Simak dan pahami materi yang disampaikan oleh para narasumber, jangan ragu untuk bertanya, dan yang terpenting, praktikkan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan sekolah maupun di rumah. Kalian adalah bagian penting dari upaya kita bersama membangun Kota Baubau yang tangguh bencana," pesannya.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan materi dari narasumber Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Palang Merah Indonesia (PMI). Kedua lembaga tersebut memberikan edukasi mengenai potensi bencana, langkah-langkah mitigasi, hingga penanganan awal dalam situasi darurat sesuai bidang keahlian masing-masing.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari implementasi kerangka operasional SIGAP yang dikembangkan BPBD Kota Baubau untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Melalui program ini, para siswa diharapkan dapat menjadi agen penyebar informasi kebencanaan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran BPBD Kota Baubau, perwakilan BMKG dan PMI sebagai narasumber, Kepala SMP Negeri 7 Baubau beserta dewan guru