Wawali Baubau Tekankan Kewaspadaan Kebakaran, Disiplin ASN, Hingga Evaluasi P3K

Dipost Tanggal : 13-07-2026
Admin Lintas21
Wawali Baubau Tekankan Kewaspadaan Kebakaran, Disiplin ASN, Hingga Evaluasi P3K
Jajaran Pemkot Baubau

Baubau - Pemerintah Kota Baubau kembali menggelar kegiatan rutin apel pagi bersama di pelataran Kantor Wali Kota Baubau pada Senin (13/07/2026). Bertindak sebagai pimpinan apel, Wakil Wali Kota (Wawali) Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc yang menyampaikan sejumlah arahan strategis di hadapan para Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari mitigasi bencana musim kemarau, penegakan disiplin digital, hingga kejelasan nasib pegawai P3K.

Wawali Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc mengingatkan seluruh jajaran dan masyarakat mengenai adanya peringatan dini (warning) perubahan cuaca dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait datangnya musim panas. Kewaspadaan dini sangat diperlukan mengingat beberapa insiden kebakaran telah terjadi di wilayah Baubau.

"Alhamdulillah, laporan yang masuk menunjukkan tim pemadam kebakaran telah menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik. Namun, kita harus tetap waspada. Jika di musim hujan kita sibuk membersihkan selokan untuk mencegah banjir, maka di musim panas ini fokus kita adalah menjaga diri dan lingkungan dari bahaya kebakaran," ujarnya.

Apresiasi tinggi juga diberikan kepada seluruh ASN Pemkot Baubau yang terus berkomitmen menjaga disiplin kerja. Wa Ode Hamsinah Bolu secara khusus berterima kasih kepada para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang aktif memantau kehadiran pegawai lewat pengiriman dokumentasi apel pagi dan pulang. Ia menegaskan bahwa ASN adalah ujung tombak dan tulang punggung roda pemerintahan.

Kendati demikian, Wawali Baubau juga memberikan sorotan tajam pada penerapan digitalisasi birokrasi, khususnya Tanda Tangan Elektronik (TTE) melalui aplikasi Srikandi. Berdasarkan evaluasi pekan lalu, masih ditemukan OPD yang belum menuntaskan program nasional ini.

"Setelah apel ini, kita akan menggelar rapat pimpinan bersama para kepala OPD. Saya berharap laporannya sudah tuntas seratus persen di level eselon II, untuk kemudian diteruskan ke seluruh eselon. Mau tidak mau, kita harus beradaptasi. Jangan sampai kita dilibas oleh zaman. Yang merasa gagap teknologi (gaptek) harus mau belajar, karena ini berlaku secara nasional," tegasnya.

Menyikapi dinamika nasional terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) baik yang penuh maupun paruh waktu yang kerap memicu gejolak di berbagai daerah, Wakil Wali Kota Baubau meluruskan persepsi keliru yang beredar di masyarakat dan internal pegawai. Pihaknya menegaskan evaluasi yang akan dilakukan Pemkot Baubau sama sekali bukan untuk merumahkan atau memberhentikan P3K, baik yang penuh waktu maupun paruh waktu.

"Evaluasi ini penting untuk merapikan kembali database kita, terlebih adanya laporan mengenai P3K yang mengundurkan diri. Kami akan meminta pimpinan OPD melakukan evaluasi di unit kerja masing-masing. Tujuannya mulia, yaitu untuk menempatkan Bapak dan Ibu sekalian pada posisi yang lebih pantas, layak, dan sesuai kompetensi,"ungkapnya.

Sementara itu, menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang, Wakil Walikota mengajak seluruh instansi untuk menggalakkan aksi kebersihan. Apresiasi khusus diberikan kepada para Lurah dan Camat yang telah menunjukkan inisiatif mandiri tanpa harus menunggu perintah atasan.

"Ayo kita mulai dari diri sendiri dan kantor kita sendiri. Rapikan, bersihkan, dan kalau bisa tanam kembang agar lingkungan kerja kita indah dan asri. Sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat, mari kita berikan contoh yang baik demi membangun citra positif Pemkot Baubau. Berikan pelayanan yang terbaik, berkualitas, dan prima kepada masyarakat," tutupnya.

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.