PAREPARE — Kemeriahan Celebes Creative Festival (CCF) 2026 yang dipusatkan di Lapangan Andi Makkasau, Kota Parepare, mencapai puncaknya. Ribuan warga memadati area festival untuk mengikuti Nonton Bareng (Nobar) akbar babak krusial Piala Dunia 2026.
Angin segar tak hanya datang dari atmosfer pertandingan yang sengit, melainkan juga dari lonjakan perputaran ekonomi yang tercatat menembus angka ratusan juta rupiah dalam satu malam.
Suksesnya agenda besar ini tidak lepas dari dukungan penuh (full support) jajaran Pemerintah Kota Parepare bersama Kepolisian Resor (Polres) Parepare. Sinergi kedua institusi ini berhasil menghadirkan ruang publik yang tidak hanya menghibur dan aman, tetapi juga sangat produktif bagi geliat ekonomi hilir.
Pemerintah Kota Parepare memfasilitasi infrastruktur dan ruang bagi para pelaku industri kreatif, sementara personel Polres Parepare bersiaga penuh memastikan keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi tetap kondusif sepanjang acara berlangsung. Dukungan ini memberikan rasa nyaman, baik bagi pengunjung yang datang membawa keluarga, maupun bagi para pedagang yang beraktivitas hingga larut malam.
Ratusan UMKM Panen Omzet, Komunitas Kreatif Bergerak
Dampak langsung dari membeludaknya penonton malam itu dirasakan oleh ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta komunitas kreatif jejaring ICCN yang terlibat di dalam tenant festival. Mulai dari kuliner, merchandise bertema sepak bola, hingga jasa kreatif lainnya dilaporkan kebanjiran orderan.
Berdasarkan data awal perputaran transaksi di area CCF 2026 khusus pada malam nobar tersebut, nilai transaksi kumulatif dari ratusan UMKM sukses menyentuh angka ratusan juta rupiah. Lonjakan ini menjadi bukti nyata bahwa ajang olahraga internasional yang dikemas dalam festival kreativitas lokal mampu menjadi magnet ekonomi yang luar biasa.
Para pelaku komunitas kreatif setempat juga memanfaatkan momentum ini untuk unjuk gigi, mulai dari aktivasi seni, komunitas pencinta bola, hingga kreator digital yang ikut mengamplifikasi kemeriahan kota berjuluk Kota Ulama dan Kota Santri ini ke tingkat regional.
Andiz Pettalolo menegaskan Melalui kolaborasi strategis antara pemerintah, kepolisian, dan ekosistem kreatif, Celebes Creative Festival 2026 tidak sekadar menjadi panggung hiburan penonton layar lebar
"Kegiatan ini menggambarkan potret sukses bagaimana sebuah kota mampu mengonversi antusiasme warga menjadi penggerak ekonomi riil yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat lokal," katanya.
ICCN Sulsel merupakan bagian dari Indonesia Creative Cities Network (ICCN). ICCN merupakan jejaring kota kreatif yang menjadi orkestrator dalam pengembangan ekosistem kota kreatif dan ekonomi kreatif (ekraf) di Indonesia. Ekonomi Kreatif sendiri merupakan sektor usaha yang mengutamakan ide, pengetahuan, budaya dan warisan leluhur yang mencakup subsekor fotografi, film animasi, musik, arsitektur, seni pertunjukan dan lainnya.