BAUBAU - Menyambut peringatan Hari Jadi Kota Baubau ke-485 dan ke-25 sebagai Daerah Otonom, Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Perikanan menggelar agenda kemaritiman berupa Lomba Dayung Koli-Koli dan Lomba Perahu Hias. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat tradisi bahari sekaligus memacu kreativitas dan perekonomian masyarakat pesisir.
Kepala Dinas Perikanan Kota Baubau, Yulia Widiarti, dalam keterangan persnya Rabu (30/09/2026) menyampaikan, rangkaian lomba telah dirancang untuk mengangkat kembali kearifan lokal yang telah lama mengakar dalam kehidupan nelayan setempat.
"Lomba Dayung Koli-Koli ini bukan sekadar perlombaan olahraga tradisional, melainkan upaya kita mengangkat kearifan lokal masyarakat pesisir, khususnya budaya melaut dan ketangkasan mendayung yang sudah menjadi bagian hidup sehari-hari," tuturnya.
Yulia Widiarti mengharapkan, ajang ini menjadi ruang hiburan yang sehat sekaligus menanamkan nilai-nilai positif bagi generasi muda. "Selain menjadi tontonan dan hiburan bagi warga, kita ingin menumbuhkan semangat sportivitas, kekompakan, kerja sama tim, serta menumbuhkan kecintaan generasi penerus terhadap budaya dan tradisi bahari daerah,"ungkapnya.
Lebih lanjut dijelaskan, di samping adu ketangkasan mendayung, Lomba Perahu Hias turut disiapkan sebagai ajang unjuk kreativitas bagi warga pesisir. Peserta didorong menghias perahu dengan berbagai tema, mulai dari budaya lokal, kehidupan nelayan, hingga potensi sektor kelautan dan perikanan khas daerah.
"Lomba Perahu Hias kami hadirkan sebagai ruang kreasi agar masyarakat dapat menampilkan keunikan, keindahan, dan identitas budaya lokal. Melalui dekorasi perahu yang bertemakan potensi bahari dan kehidupan nelayan, kita ingin mempertegas citra Kota Baubau sebagai daerah yang kaya akan pesona budaya maritim," jelas Yuli.
Kadis Perikanan Kota Baubau ini menekankan, penyelenggaraan kedua lomba ini memiliki dampak strategis yang melampaui aspek seremonial semata. Selain itu, menjadi momentum mempererat kolaborasi lintas elemen, mempromosikan destinasi wisata bahari, serta menggerakkan roda ekonomi pesisir.
"Sesuai dengan semangat yang kita usung, yaitu 'Lestarikan Budaya Bahari, Perkuat Kebersamaan, Majukan Ekonomi Pesisir', kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, komunitas nelayan, generasi muda, dan para pelaku usaha untuk ikut berpartisipasi dan memeriahkan agenda ini," pungkasnya.
Kegiatan kemaritiman ini ke depannya ungkapnya dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan dan masuk ke dalam kalender tetap agenda wisata serta budaya bahari Kota Baubau.