KOLAKA — Kobaran api meluluhlantakkan permukiman padat penduduk di Kelurahan Wundulako, RW 4 RT 2, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, pada Rabu (30/9/2026) siang sekitar pukul 11.47 WITA. Peristiwa nahas ini menghanguskan tiga unit rumah warga dan menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Suri, Makmur, dan Supri. Dari total bangunan tersebut, satu di antaranya merupakan rumah permanen sementara dua lainnya adalah rumah papan, di mana ketiganya mengalami kerusakan berat akibat amukan si jago merah.
Tidak hanya bangunan fisik, api yang dengan cepat membesar itu juga melalap berbagai harta benda milik korban. Tercatat sebanyak 3 unit sepeda motor, 1 unit mesin dompeng, 1 unit alat mesin dross, serta 2 unit alat pengangkut barang (lori-lori) turut ludes terbakar.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kolaka, , menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan tim gabungan begitu menerima laporan dari masyarakat.
"Respons cepat langsung kami lakukan bersama unsur terkait begitu laporan masuk pada pukul 11.47 WITA. Tim BPBD bersama Dinas Pemadam Kebakaran (DAMKAR) Kolaka dan personel Yonif 869/TAAWU tiba di lokasi pada pukul 11.56 WITA untuk melakukan penanganan," ujarnya, Rabu (30/9/2026).
Proses pemadaman berlangsung intensif dan turut dibantu oleh warga setempat guna mempercepat proses pendinginan serta mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian. Berkat kesigapan tim gabungan dan masyarakat, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 13.13 WITA.
Sementara itu, Kasubsi Penmas Humas Polres Kolaka, Aiptu Riswandi, mengatakan tiga rumah yang terdampak masing-masing milik Supriadi (35), Makmur (46), dan Suriati (60).
Menurut Riswandi, kebakaran pertama kali diketahui oleh Erni (43), yang saat itu berada di dalam rumah. Erni mendengar suara letusan kecil sebelum keluar rumah.
Personel Polsek Wundulako bersama tim pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman dan penanganan terhadap sisa-sisa bangunan yang terbakar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 Wita.
Dalam proses pemadaman, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, terdiri dari armada Damkar Kabupaten Kolaka dan satu unit Damkar Yon TP.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, Riswandi menyebut kerugian materiel sementara dari tiga rumah yang terdampak diperkirakan mencapai Rp430 juta.
Pihaknya memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Kendati demikian, para korban kini harus menghadapi kerugian materiil yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pasca-kebakaran, warga terdampak saat ini sangat membutuhkan uluran tangan dan uluran bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan meliputi, sembako, bahan makanan cepat, pakaian layak hingga peralatan dapur.