Kemenag Sultra Imbau ASN Atur Masa Kerja dan Kualitas Layanan 

Dipost Tanggal : 02-10-2026
Admin Lintas21
Kemenag Sultra Imbau ASN Atur Masa Kerja dan Kualitas Layanan 
Kanwil Kemenag Sultra pimpin kegiatan Zikir dan Doa Bersama yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting lingkup Kemenag Sultra, Rabu (30/9/2026)

 

WAKATOBI -- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Mansur, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama agar mengatur masa kerja dengan baik, khususnya pada hari Jumat. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Zikir dan Doa Bersama yang dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi, H. La Rija, bersama seluruh ASN lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wakatobi yang mengikuti kegiatan dari Masjid Darul Mukhlisin Kemenag Wakatobi.

Dalam arahannya, H. Mansur menyampaikan bahwa hari Jumat merupakan hari yang memiliki pengaturan waktu kerja yang dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing satuan kerja. Namun demikian, penyesuaian tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Hari Jumat adalah hari yang diatur, di mana pekerjaan itu bisa disesuaikan dengan keadaan kita. Oleh karena itu, saya berharap kepada ASN di semua satuan pendidikan dan satuan kerja, pada hari Jumat itu tidak boleh kosong, tidak ada layanan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh ASN untuk memandang pelaksanaan tugas pada hari Jumat sebagai bagian dari tanggung jawab kedinasan, bukan sebagai beban.

“Mari kita melapangkan hati kita dengan pekerjaan dan tanggung jawab kita. Jangan dianggap bahwa kita berkantor pada hari Jumat sebagai beban hidup kita, akan tetapi itu adalah sebagai bagian dari tanggung jawab kita,” lanjutnya.

Selain menekankan pengaturan masa kerja dan keberlangsungan layanan, H. Mansur juga memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di lingkungan madrasah dan satuan pendidikan keagamaan.

Ia mengingatkan para guru, pimpinan pondok pesantren, dan kepala madrasah agar terus meningkatkan kualitas pembelajaran, tidak hanya terbatas pada kegiatan di dalam kelas, tetapi juga dengan membuka ruang pembelajaran di luar kelas.

“Khususnya kepada para guru, para pimpinan pondok, para kepala madrasah, agar meningkatkan kualitas pembelajaran kita, bukan hanya di dalam kelas, tetapi membuka ruang pembelajaran di luar kelas,” pesannya.

Menurutnya, pembelajaran di luar kelas dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi dan bakat yang dimiliki. Prestasi di bidang seni dan olahraga, misalnya, merupakan salah satu hasil yang dapat tumbuh dari proses pembelajaran dan pembinaan di luar kelas.

“Prestasi seni dan olahraga itu adalah hasil yang muncul dari pembelajaran di luar kelas,” tambahnya.

Mengakhiri arahannya, H. Mansur mengajak seluruh ASN di lingkungan Kementerian Agama untuk senantiasa melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik.

“Mari bekerja dengan baik,” pesannya.

Kegiatan Zikir dan Doa Bersama tersebut menjadi momentum bagi jajaran Kementerian Agama di Sulawesi Tenggara untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meneguhkan komitmen dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, pendidikan, dan pembinaan kehidupan keagamaan.

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.