KENDARI – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (BB Sultra) memperkuat sinergisitas dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Kendari dalam meningkatkan literasi serta penyebarluasan informasi dan edukasi kepada masyarakat.
Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan Kepala BB Sultra, Dewi Pridayanti, dengan Kepala LPP RRI Kendari, Nauval Sahupala, di Kendari, Selasa (15/9/2026).
Pertemuan itu menjadi momentum untuk mengevaluasi berbagai kegiatan kolaboratif yang telah dilaksanakan sekaligus menjajaki program kerja sama yang dapat dikembangkan ke depan.
Sejumlah kegiatan yang sebelumnya telah direalisasikan antara lain siaran gelar wicara, produksi sandiwara radio, hingga publikasi program yang berkaitan dengan kebahasaan, kesastraan, dan literasi.
Ke depan, kedua lembaga juga membahas wacana penyelenggaraan program “masuk sekolah” serta berbagai kegiatan penyuluhan interaktif. Program tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Kepala BB Sultra Dewi Pridayanti mengatakan, komunikasi dan kolaborasi dengan RRI merupakan bagian dari upaya memastikan akses edukasi dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.
“Intinya adalah sinergisitas dan kerja sama yang berkesinambungan. Melalui kolaborasi dengan RRI, kami berharap upaya peningkatan literasi serta penyediaan pendidikan bermutu bagi masyarakat Sulawesi Tenggara dapat terwujud secara masif dan efektif,” ungkap Dewi.
Sementara itu, Kepala LPP RRI Kendari Nauval Sahupala menyambut positif peluang kerja sama tersebut.
“Kami di RRI selalu siap dan terbuka dengan segala bentuk kerja sama,” ujarnya.
Kolaborasi BB Sultra dan RRI Kendari diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperluas penyebarluasan informasi sekaligus menghadirkan edukasi kebahasaan, kesastraan, dan literasi yang lebih mudah diakses masyarakat Sulawesi Tenggara.
Dalam pertemuan tersebut, BB Sultra juga menegaskan komitmennya dalam memberikan layanan kebahasaan dan kesastraan yang bersih dari gratifikasi. Komitmen itu sejalan dengan semangat Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).