Buton Tengah - Bunda PAUD Kabupaten Buton Tengah, Umi Noranah Azhari, S.Pd, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung program Wajib Belajar 13 Tahun sebagai langkah strategis dalam mewujudkan Generasi Emas Buton Tengah yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Ajakan tersebut disampaikan dalam Kampanye Wajib Belajar 13 Tahun bertema “Membedah Tantangan, Menyatukan Langkah Mewujudkan Generasi Emas Buton Tengah” yang berlangsung di Gedung Kesenian Kantor Kecamatan Mawasangka Tengah, Kelurahan Lakorua, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri Staf Ahli TP-PKK Kabupaten Buton Tengah, Kartini Adam Basan, jajaran pengurus TP-PKK Buton Tengah, Camat Mawasangka Tengah beserta perangkat kecamatan, unsur Forkopimda, para lurah dan kepala desa, serta pengurus TP-PKK tingkat kecamatan dan desa.
Dalam sambutannya, Umi Noranah Azhari menegaskan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak dimulai dari akses dan partisipasi pada jenjang PAUD sebelum melanjutkan pendidikan dasar dan menengah.
“PAUD menjadi pondasi penting dalam membentuk karakter, kepercayaan diri, dan kemampuan dasar anak. Karena itu, satu tahun PAUD sebagai bagian dari Wajib Belajar 13 Tahun harus mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa program Wajib Belajar 13 Tahun meliputi satu tahun PAUD, enam tahun pendidikan dasar, tiga tahun pendidikan menengah pertama, dan tiga tahun pendidikan menengah atas. Seluruh jenjang tersebut merupakan satu kesatuan dalam menciptakan generasi yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Lebih lanjut, Umi menekankan bahwa salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan sejak usia dini serta memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh hak pendidikannya.
“Keberhasilan program ini memerlukan sinergi antara pemerintah, keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat. Generasi yang kita siapkan hari ini akan menjadi penentu kemajuan Buton Tengah di masa mendatang,” tegasnya.
Melalui kampanye ini, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah berharap semakin meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung Wajib Belajar 13 Tahun sebagai upaya bersama mewujudkan Generasi Emas Buton Tengah yang berkualitas, berakhlak, dan berdaya saing.