Rembuk Stunting, Pemkot Intensifkan Koordinasi dan Kolaborasi

Dipost Tanggal : 29-08-2024
Admin Lintas21
Rembuk Stunting, Pemkot Intensifkan Koordinasi dan Kolaborasi
Rembuk stunting Baubau

 

BAUBAU - alam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kota Baubau, Pemkot Baubau menggelar rapat koordinasi rembuk stunting tingkat Kota Baubau di aula kantor Wali Kota Baubau Palagimata Kota Baubau Kamis (29/8/2024). 

Rekomendasi hasil aksi serentak penimbangan dan pengukuran bulan Juni 2024 dibutuhkan komitmen untuk menempatkan penurunan stunting sebagai salah satu prioritas utama, mengoptimalkan mobilisasi sumber daya dan kerja kolaboratif di seluruh tingkatan pemerintahan, untuk mengawal program/kegiatan dalam upaya mencapai target penurunan stunting.

Pj Wali Kota Baubau Dr H Muh Rasman Manafi, SP, M.Si menegaskan hardirnya seluruh aktor pelaksana dan mengerahkan upaya terbaik dalam melakukan perannya semaksimal mungkin, upaya percepatan penurunan stunting dapat berbuah hasil manis.

”Masa depan kita tergantung pada aksi dan langkah kolaboratif yang kita lakukan sekarang. Kita harus optimis dan tidak boleh lengah. Mari bekerja bersama, anak-anak bangsa adalah bagian dari masa kini dan masa depan. Sekarang kita rawat mereka, kelak mereka yang merawat bangsa menuju Indonesia emas 2045,”ujarnya.

Ditambahkan, saat ini untuk mencapai target diperlukan persiapan menghadapi survei status gizi indonesia (ssgi) periode bulan September dan Oktober tahun 2024. Sebagai penentuan presentase prevalensi angka stunting Kota Baubau tahun 2024 maka sisa waktu yang singkat ini merupakan tantangan terbesar bersama. Direkomendasikan percepatan intervensi pemulihan balita bermasalah gizi secara spesifik. Kemudian, percepatan indentifikasi dan intervensi balita bermasalah gizi dan terindikasi stunting yang tinggal dirumah dengan kondisi akses air bersih maupun jamban yang tidak layak. Selanjutnya penyaluran bansos pada keluarga balita bermasalah gizi dan terindikasi stunting yang berasal dari keluarga yang tidak mampu. Serta percepatan penyediaan data dan informasi termasuk instrumen monitoring dan evaluasinya oleh OPD pengampu.

 

Pj Wali Kota meminta seluruh OPD lingkup Pemkot Baubau melalui Pj Sekretaris Daerah sebagai ketua tim pelaksana percepatan penurunan stunting, untuk menguatkan koordinasi dan komunikasi kepada seluruh stakeholder dalam percepatan penanganan penurunan angka stunting. Kemudian, seluruh OPD memastikan bahwa kolaborasi dalam melakukan intervensi untuk percepatan penurunan stunting di Kota Baubau.

 

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.