PKK Baubau Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Dasar dan Tekan Angka Stunting

Dipost Tanggal : 10-06-2026
Admin Lintas21
PKK Baubau Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Dasar dan Tekan Angka Stunting
Ketua TP PKK Baubau memberikan bantuan

Baubau - TP PKK Kota Baubau terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat dan menekan angka stunting. Hal ini dibuktikan melalui peluncuran Gerakan Gebyar Posyandu Aktif sekaligus Peresmian Gedung Baru Posyandu Sukun 2 di Kelurahan Waborobo, Kecamatan Betoambari, pada Rabu (10/06/2026).

Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua TP PKK Kota Baubau Hj Sitti Aryati Yusran sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Baubau yang memberikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang berkontribusi dalam gerakan Gebyar Posyandu Aktif dan peresmian gedung baru Posyandu Sukun. Hal ini adalah bukti nyata sinergi untuk memperkuat pelayanan masyarakat.

 

Menurut ketua TP PKK Kota Baubau Hj Sitti Aryati Yusran, Gerakan Gebyar Posyandu Aktif yang diluncurkan hari ini diharapkan menjadi momentum besar untuk menggerakkan potensi masyarakat agar Posyandu tampil lebih aktif, berkualitas, dan mampu menjangkau kelompok sasaran krusial, seperti ibu hamil, bayi, balita, remaja, hingga keluarga berisiko stunting.

 

Hj Sitti Aryati Yusran mengingatkan, isu stunting bukan sekadar urusan fisik atau tinggi badan anak. Lebih dari itu, stunting adalah ancaman terhadap kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Baubau di masa depan. Oleh sebab itu, pencegahan stunting yang efektif membutuhkan kerja kolaboratif yang komprehensif, mulai dari pemenuhan gizi seimbang, pemantauan berkala tumbuh kembang anak, penyediaan sanitasi yang baik, penerapan pola asuh tepat, hingga keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

 

Dikatakan, sebagai garda terdepan, seluruh jajaran PKK dari tingkat kota, kecamatan, kelurahan, hingga kelompok Dasawisma diminta bergerak masif. Secara khusus, Ketua TP PKK memberikan 6 instruksi utama kepada para kader yakni pertama, menjadikan kelompok dasawisma sebagai ujung tombak data dan pembinaan keluarga. Kedua, menggerakkan warga—khususnya ibu hamil, bayi, balita, dan remaja—untuk rutin datang ke Posyandu. Ketiga, masif menyosialisasikan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), gizi seimbang, dan pencegahan stunting.

 

Keempat, memastikan tidak ada warga sasaran, terutama keluarga berisiko stunting, yang luput dari pemantauan. Kelima,membangun kemitraan solid dengan pemerintah kelurahan, puskesmas, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dan Keenam menjadikan Posyandu sebagai pusat layanan dasar yang mudah, cepat, dan berkualitas bagi warga.

 

Tidak hanya kepada kader, ajakan kolaborasi juga ditujukan kepada para Camat, Lurah, Kepala Puskesmas, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu layanan SPM agar terus memberikan dukungan nyata demi penguatan eksistensi Posyandu.”Saya memberikan apresiasi mendalam bagi para kader Posyandu yang disebut sebagai Pahlawan Kesehatan Masyarakat atas dedikasi dan ketulusan mereka dalam mengawal masa depan generasi daerah,”ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Baubau Hj Sitti Aryati Yusran secara resmi membuka gerakan Gebyar Posyandu Aktif dan menyatakan dukungan penuh Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Kota Baubau terhadap pelaksanaan Gerakan Gebyar Posyandu Aktif. Kemudian, mengajak mensukseskan demi mewujudkan generasi Kota Baubau yang sehat, cerdas, kuat, dan berkualitas menuju Baubau yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

 

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.