Baubau - Saat menghadiri Musrembang di Kel. Sukanayo Kec. Kokalukuna(30/1/2025), Pj Wali Kota Baubau Dr. H Muh Rasman Manafi, SP, M.Si menyinggung kegiatan-kegiatan yang difasilitasi oleh pemerintah seperti festival Pulau Makassar (Puma) yang berada di Pulau Makassar yang seharusnya ada kolaborasi antara masyarakat setempat dan pemerintah. Sehingga, kegiatan-kegiatan festival di pulau Makassar menyerupai festival-festival yang ada di daerah lain, seperti Bali, semeru ,Borobudur, dan Labuan bajo.
Menurut Dr H Muh Rasman Manafi, festival Pulau Makassar yang tidak berjalan lagi sekarang ini dikarenakan masyarakatnya tidak mau bergerak lagi. Oleh karena itu, agar kegiatan festival tidak mati maka masyrakat jangan tunggu anggaran pemerintah yang perintah, seharusnya semua program-program festival, ekowisata itu harus ada inisiatif masyarakat sendiri yang bergerak dan pemerintah hanya memberikan fasilitas anggaran untuk kegiatan tersebut.
Dijelaskan, di Pulau Makassar terdapat tiga hal yang APBD tidak mampu tangani, yaitu jalan provinsi butuh anggaran besar kemudian jembatan dan talut agar tidak terjadi abrasi yang menyebabkan pengikisan di Pulau Makassar. Itu harus menjadi prioritas di Provinsi Sultra yang harus di perjuangkan dan dibuatkan surat permohonan anggaran berdasarkan hasil diskusi pihaknya dengan anggota DPRD Sultra Suwandi Andi.
Sementara itu, terkait dengan usulan-usulan mengenai lahan, orang nomor satu di Kota Baubau ini menyampaikan perlu dikomunikasikan kepada masyarakat, lurah dan RT/RW. Jika pemerintah tidak punya lahan, biasanya pemerintah minta di masyarakat untuk dihibahkan, dan pemerintah juga untuk membebaskan satu lahan ada prosesnya harus mengundang pihak DPP ( Dasar Pengenaan Pajak) agar dinilai dan dianggarkan.
”Jadi kenapa banyak program-program masyarakat itu selalu tertunda-tunda atau tidak terlaksana karena pada saat program itu dibutuhkan lahan yang dibutuhkan dan digunakan, maka pemerintah tidak punya lahan, yang ada hanya lahan masyarakat. Sementara sebagai masyarakat berharap lahan itu berasal dari pemerintah. Kalau pemerintahnya ada uang maka pasti bisa, Namun jika tidak maka tidak akan terlaksana dan itu tantangan untuk membangun daerah,”tutupnya.