Makassar – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office (RO) 15 Makassar mempertegas komitmennya dalam menjaga ketangguhan sektor keuangan nasional melalui Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (Rakorpokja) tahun 2026.
Rakorpokja mengusung tema “Strategic Integration for National Execution of Recovery & Growth Initiative” (SINERGI), acara ini menjadi momentum krusial bagi kolaborasi perbankan dan instansi pemerintah di wilayah Sulseltrabar.
RCEO BRI RO 15 Makassar, D. Argo Prabowo, menekankan bahwa sinergi antar-lembaga kini menjadi kebutuhan mendasar di tengah dinamika ekonomi. Menurutnya, keberhasilan pemulihan aset tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan integrasi antara BRI, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
"Keberhasilan recovery kredit akan sangat ditentukan oleh kualitas kolaborasi antara BRI, DJKN melalui KPKNL, serta BPN sebagai institusi yang memastikan kepastian hak atas aset. Forum ini adalah ruang penting untuk merumuskan solusi yang dapat segera diimplementasikan," ujar D. Argo Prabowo.

Acara yang dihadiri oleh Kakanwil DJKN Sulseltrabar, Wibawa Pram Sihombing, dan perwakilan BPN ini diharapkan mampu menciptakan alur koordinasi yang lebih sederhana.
Melalui langkah konkret ini, BRI optimistis proses lelang dan penyelesaian kredit bermasalah dapat berjalan lebih efektif tanpa mengabaikan prinsip kepatuhan regulasi, sehingga berkontribusi positif bagi stabilitas ekonomi nasional.