Baubau - Sebanyak 126 Calon Jamaah Haji (CJH) tahun keberangkatan 2026 mulai menjalani proses vaksinasi sebagai salah satu syarat wajib perjalanan ibadah ke tanah suci. Untuk memastikan proses berjalan lancar dan efisien, pelayanan kesehatan dibagi ke dalam empat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas, yakni Puskesmas Wajo, Kadolomoko, Bataraguru, dan Betoambari.
Dalam keterangan persnya Kamis (12/02/2026), Kepala Puskesmas Kadolomoko, La Ode Muhamad Asri, SKM, menjelaskan, khusus di wilayah kerjanya, terdapat 34 jamaah yang dijadwalkan menerima vaksin pada hari ini, Kamis (12/02/2026). Pihak puskesmas telah mengatur strategi khusus agar pelayanan bagi para tamu Allah ini tidak bercampur dengan pasien umum.
"Hari ini pelayanan kami buat khusus dan terpisah. Tujuannya agar jamaah haji merasa nyaman dan pelayanan kesehatan umum lainnya tetap berjalan lancar tanpa gangguan," ujarnya.
Ditambahkan, proses yang dilaksanakan saat ini berfokus pada pemberian vaksin meningitis. Sementara itu, untuk pemberian vaksin polio, akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan prosedur medis yang ada.
Dalam pelaksanaan ini, Puskesmas Kadolomoko menurunkan tim lengkap sebanyak 12 personel yang memiliki tugas spesifik, mulai dari registrasi bagian pendaftaran data jamaah, Tim Medis yakni Dokter khusus yang memantau kondisi fisik. Kemudian Jurim (Juru Imunisasi) yaitu Petugas ahli yang melakukan penyuntikan vaksin. Serta Petugas Kesehatan Jiwa yang akan melakukan screening kesehatan jiwa untuk memastikan kesiapan mental jamaah.
Diungkapkan, meski jadwal utama ditetapkan hari ini, pihak Puskesmas tetap akan melayani jamaah yang berhalangan hadir di waktu mendatang melalui jalur pelayanan reguler. Namun, para jamaah sangat diimbau untuk memanfaatkan jadwal khusus ini demi kenyamanan dan kecepatan proses administrasi kesehatan haji.