Pemkab Busel Salurkan Bantuan Pangan ke 70 Desa dan Kelurahan

Dipost Tanggal : 11-09-2026
Admin Lintas21
Pemkab Busel Salurkan Bantuan Pangan ke 70 Desa dan Kelurahan
Bupati Busel Adios menyerahkan bantuan beras ke salah satu penerima manfaat

Buton Selatan - Bantuan pangan beras pemerintah pusat mulai disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Buton Selatan. Program tersebut secara resmi diluncurkan oleh Bupati Buton Selatan, Muhammad Adios, bersama Perum Bulog Cabang Baubau, Jumat (11/9/2026).

Penyaluran bantuan pangan ini mencakup periode Juli, Agustus dan September 2026, dengan sasaran penerima manfaat yang tersebar di 70 desa/kelurahan di Kabupaten Buton Selatan.

Kepala Perum Bulog Cabang Baubau, Ritno, menjelaskan, bantuan diberikan dalam bentuk beras medium dengan alokasi 10 kilogram per bulan. Untuk periode tiga bulan tersebut, penyaluran dilakukan sekaligus sehingga setiap penerima manfaat memperoleh 30 kilogram atau tiga karung beras.

“Pelaksanaannya kami lakukan satu kali penyaluran sehingga penerima manfaat langsung menerima 30 kilogram atau tiga karung sekaligus,” jelas Ritno.

Ia menegaskan, bantuan tersebut diberikan secara gratis dan penerima manfaat tidak dibebankan biaya dalam bentuk apa pun.

Bupati Adios menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan meminta seluruh jajaran pemerintah daerah bersama Bulog, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan untuk mengawal proses penyaluran agar berjalan tertib, transparan, dan tepat sasaran.

“Bantuan ini harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. Tidak boleh ada kebocoran maupun penyalahgunaan data penerima,” tegas Bupati.

Menurutnya, bantuan pangan pemerintah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan sekaligus mendukung daya beli masyarakat.

Sementara itu, Ritno menyampaikan stok beras di gudang Bulog Baubau saat ini sekitar 2.000 ton. Kondisi tersebut dinilai masih aman untuk mendukung kebutuhan wilayah layanan Bulog Cabang Baubau.

Meski demikian, Bulog tetap mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap potensi kekeringan di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara yang dapat berdampak terhadap produksi pangan ke depan.

 

 

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.