Baubau - Pengurus Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kota Baubau telah terbentuk pada Selasa (08/09/2026). Rapat pembentukan kepengurusan HKTI Kota Baubau dipimpin Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc yang dilaksanakan di ruang kerja Wakil Wali Kota Baubau pada Selasa (08/09/2026) dan turut dihadiri Kepala Baperida, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kadis Perikanan, Kadis Perindagkop dan Kadis Kominfo Kota Baubau.
Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc dalam keterangan persnya usai pembentukan HKTI Kota Baubau mengatakan, rencana kepengurusan HKTI Kota Baubau bersama kepengurusan 17 Kabupaten/Kota se Sultra akan dilantik secara serentak pada Kamis (10/09/2026 di Kendari oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HKTI. Tentunya ini akan menjadi momentum penting konsolidasi organisasi HKTI di wilayah Sulawesi Tenggara.
”Di berbagai Kabupaten/Kota posisi kepengurusan HKTI umumnya dipegang oleh pimpinan daerah setempat, mulai dari Gubernur, Bupati, hingga Wali Kota,”katanya.
Jajaran kepengurusan HKTI Kota Baubau tambahnya akan turut bersiap menghadiri prosesi pelantikan HKTI di Kendari. Pihaknya berharap kehadiran HKTI menjadi langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang mencakup sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga kehutanan dan lingkungan.
Diungkapkan, Kota Baubau sendiri memiliki potensi sektor pertanian yang signifikan, di mana tiga dari delapan kecamatan di wilayah tersebut berbasis pertanian. Sehingga dengan demikian Kehadiran HKTI dapat menjadikan organisasi ini sebagai mitra strategis pemerintah kota dalam mendorong intensifikasi, ekstensifikasi, serta diversifikasi produk pertanian.
”Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan HKTI, program-program yang dijalankan ke depan akan berfokus pada peningkatan produktivitas sektor pertanian serta muaranya pada peningkatan kesejahteraan para petani, peternak, dan nelayan di daerah,”tutupnya.