Kendari - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), H. Abdul Kadir Karding, melantik dan mengukuhkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara termaksud Kota Baubau.Pengukuhan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat peran HKTI sebagai wadah perjuangan dan pemberdayaan petani sekaligus mendorong kemajuan sektor pertanian di Sulawesi Tenggara.
Dalam prosesi pengukuhan, para pengurus membacakan janji dan sumpah untuk menjalankan amanah organisasi serta berkomitmen memajukan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, bendera HKTI juga diserahkan kepada para kepala daerah dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara sebagai simbol penguatan sinergi antara organisasi petani dengan pemerintah daerah.
Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjend (Purn) H Andi Sumangerukka dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa gembira atas terbentuk dan dikukuhkannya kepengurusan HKTI di seluruh kabupaten/kota. Menurutnya, keberadaan HKTI di daerah diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani.
Andi Sumangerukka berharap para kepala daerah yang sekaligus menjadi bagian dari kepengurusan DPC HKTI dapat mendorong petani untuk naik kelas, meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian, serta menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu sumber lapangan kerja yang menjanjikan bagi generasi masa depan.
Ditempat yang sama, Sekjen HKTI H. Abdul Kadir Karding memberikan apresiasi atas pelantikan dan pengukuhan DPC HKTI se-Sultra. Pihaknya menyebut pengukuhan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat perjuangan organisasi dalam mewujudkan kesejahteraan petani.
Diungkapkan, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang juga merupakan Dewan Pembina HKTI memiliki perhatian besar terhadap sektor pertanian. Gagasan dan kebijakan pemerintah saat ini menempatkan pertanian sebagai salah satu agenda prioritas nasional. Dengan demikian, pemerintah melalui HKTI mendapatkan ruang untuk berpadu dan bersinergi dalam membangun pertanian dalam segalaaspek.
Dijelaskan, HKTI ke depan harus mampu melakukan transformasi pertanian dan menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi petani.Transformasi tersebut diarahkan melalui sejumlah agenda utama, antara lain memperkuat organisasi petani, memperkuat kaderisasi dan regenerasi petani, membangun kelembagaan ekonomi petani, serta memperluas akses pasar hingga pasar ekspor.
“HKTI harus menjadi organisasi solusi bagi petani. Kita ingin petani semakin kuat, mandiri, produktif, memiliki akses pasar yang luas dan mampu meningkatkan kesejahteraannya,” tegasnya.
Sementara itu, usai pengukuhan pengurus HKTI se Sultra, dilanjutkan dengan Musyawarah daerah dan secara aklamasi ditetapkan Ketua DPD HKTI PROV Sultra yakni Gubernur Sultra Mayjend (Purn) H Andi Sumangerukka.