Cakupan CKG Anak Sekolah di Baubau Jadi Perhatian, Pemkot Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Dipost Tanggal : 03-09-2026
Admin Lintas21
Cakupan CKG Anak Sekolah di Baubau Jadi Perhatian, Pemkot Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Rapat Koordinasi dan Advokasi Lintas Sektor Pelaksanaan PKG/CKG Kota Baubau Tahun 2026, Kamis (03/09/2026

Baubau - Pemerintah Kota Baubau memperkuat koordinasi dan advokasi lintas sektor dalam pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) atau Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan cakupan sekaligus memastikan hasil pemeriksaan dapat ditindaklanjuti secara berkelanjutan.

Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darus Salam, S.Sos., M.Si., saat membuka Rapat Koordinasi dan Advokasi Lintas Sektor Pelaksanaan PKG/CKG Kota Baubau Tahun 2026, Kamis (03/09/2026), mengatakan program CKG merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, khususnya melalui upaya promotif, preventif dan deteksi dini berbagai faktor risiko maupun penyakit.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi pemerintah daerah, perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, satuan pendidikan, Kementerian Agama, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi dan seluruh pemangku kepentingan.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi dan membangun komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan CKG di Kota Baubau,”ujarnya.

Ditambahkan, pelaksanaan PKG/CKG di Kota Baubau telah dimulai sejak tahun 2025. Pada 2025, dari total 163.793 penduduk, sebanyak 79.416 orang atau 48,48 persen telah mendapatkan pelayanan CKG. Capaian tersebut melampaui target RPJMN 2025 sebesar 36 persen.

Sementara itu, sampai dengan 31 Agustus 2026, dari total 172.047 penduduk, sebanyak 75.466 orang atau 43,86 persen telah mendapatkan pelayanan CKG. Adapun target RPJMN tahun 2026 ditetapkan sebesar 46 persen dari total jumlah penduduk. 

Karena itu, pemerintah daerah mendorong penguatan kolaborasi antara sektor kesehatan, pendidikan, Kementerian Agama, kecamatan dan seluruh pihak terkait agar cakupan pemeriksaan kesehatan bagi anak sekolah dapat ditingkatkan secara signifikan.

Sekda menegaskan bahwa CKG tidak boleh berhenti pada kegiatan pemeriksaan semata. Hasil pemeriksaan harus menjadi dasar untuk melakukan intervensi, edukasi, pengobatan dan upaya pencegahan secara berkelanjutan. 

Pihaknya meminta seluruh perangkat daerah dan lintas sektor mengambil peran sesuai tugas dan kewenangan masing-masing sehingga masyarakat yang menjadi sasaran dapat mengetahui, memahami dan memanfaatkan program tersebut secara maksimal.Melalui rapat koordinasi dan advokasi tersebut, diharapkan lahir kesepakatan, pembagian peran, target serta rencana tindak lanjut yang jelas dalam meningkatkan cakupan CKG di Kota Baubau.

“Masalah kesehatan adalah tanggung jawab bersama. Keberhasilan program CKG sangat ditentukan oleh sejauh mana kita mampu menggerakkan seluruh komponen pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Baubau,” tegasnya.

Sementara itu,, Rapat koordinasi lintas sektor tersebut turut dihadiri Plt Kadis Kesehatan Kota Baubau dr Frederich Tangke Allo, Sp.B, Camat, perwakilan OPD, Sekdin Kesehatan Marfia Tahara, Kabid Kesehatan Masyarakat Djainudin Ishak, dan kepala-kepala Puskesmas.

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.