Konawe – Pemerintah Kabupaten Konawe terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rapat pengelolaan kerja sama fasilitas kesehatan yang melibatkan seluruh mitra strategis di bidang kesehatan.[28/7/26]
Rapat dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand, S.P., M.H., dan dihadiri Hadir dalam rapat tersebut Ketua Komisi DPRD Kabupaten Konawe yang membidangi Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Konawe, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Konawe, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Konawe, Direktur RSUD Kabupaten Konawe, perwakilan kepala puskesmas se-Kabupaten Konawe, Ketua Persatuan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Konawe, serta Ketua Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kabupaten Konawe.
Dalam arahannya, Sekda Konawe Dr. Ferdinand, SP.,MH menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan harus menjadi komitmen bersama seluruh pihak. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang optimal hanya dapat terwujud melalui koordinasi yang kuat, komunikasi yang baik, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan, khususnya terkait keterbatasan peralatan medis di beberapa fasilitas kesehatan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Konawe akan terus berupaya memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal.
Selain pemenuhan sarana dan prasarana, Sekda juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit, terutama dalam sistem antrean pasien. Ia meminta seluruh fasilitas kesehatan memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan sesuai dengan standar pelayanan sehingga waktu tunggu pasien dapat diminimalkan.
Rapat tersebut juga membahas mekanisme rujukan pasien dari puskesmas ke rumah sakit sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang terintegrasi. Setiap kendala yang muncul di lapangan diminta untuk diidentifikasi secara objektif agar dapat dicarikan solusi yang tepat melalui koordinasi lintas sektor.
Dalam kesempatan itu, Sekda menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Konawe, Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan diharapkan terus melakukan evaluasi terhadap data dan informasi pelayanan sehingga proses administrasi maupun pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif.
Sekda juga mengingatkan agar setiap permasalahan diselesaikan berdasarkan akar persoalannya tanpa saling menyalahkan antarlembaga. Menurutnya, seluruh kendala teknis harus dijadikan sebagai bahan evaluasi bersama untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang lebih terintegrasi, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Konawe berharap terbangun komitmen yang semakin kuat di antara seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, dan memberikan kepastian pelayanan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Konawe.