Baubau - Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, SE, didampingi Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc., melaksanakan audiensi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI dalam rangka mendorong pengembangan Kota Baubau sebagai Hub Perikanan Terpadu Berbasis Blue Economy di kawasan Kepulauan Buton pada Rabu (29/07/2026).
Audiensi tersebut diterima langsung oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap beserta jajaran, perwakilan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, perwakilan Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut, serta Direktur Kepelabuhanan Perikanan. Turut mendampingi Wali Kota Baubau dalam pertemuan tersebut Staf Khusus Wali Kota Dr H Sunaryo Mulyo, MT Staf Khusus Wali Kota Ilham Salam, dan Kepala Dinas Perikanan Kota Baubau, Yulia Widiarti.
Kadis Perikanan Kota Baubau dalam siaran persnya Kamis (30/07/2026) mengatakan, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE memaparkan sejumlah usulan strategis yang diharapkan mendapat dukungan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Usulan tersebut meliputi pengembangan Kawasan Blue Carbon Lakologou, penguatan Hub Perikanan Terpadu, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, pengembangan Kampung Budidaya Tematik di Kelurahan Kaisabu Baru dan Lowu-Lowu dengan komoditas ikan nila, pengembangan kawasan budidaya ikan bandeng di Kelurahan Wonco, Kecamatan Bungi, serta percepatan hilirisasi industri perikanan guna meningkatkan nilai tambah hasil perikanan daerah.
Selain itu juga disampaikan bahwa pada Tahun 2026, Kota Baubau telah memperoleh dukungan pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih yang berlokasi di Kelurahan Bone-Bone, Sulaa, dan Lowu-Lowu. Selanjutnya, pada Tahun 2027 Pemkot Baubau akan kembali mengusulkan dua lokasi tambahan, yakni Kelurahan Lakologou dan Pulau Makassar, sebagai bagian dari penguatan kawasan pesisir dan pemberdayaan masyarakat nelayan.
Menanggapi berbagai usulan tersebut ungkap Yulia Widiarti, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kota Baubau dalam mengembangkan sektor kelautan dan perikanan. Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mengupayakan agar usulan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, pengembangan kawasan budidaya bandeng di Wonco, Blue Carbon Lakologou, serta Kampung Budidaya Tematik dapat menjadi prioritas dalam perencanaan program KKP Tahun 2027.
Pemkot berharap melalui audiensi ini, sinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI semakin kuat sehingga pengembangan Baubau sebagai Hub Perikanan Terpadu Berbasis Blue Economy dapat segera terwujud. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor kelautan dan perikanan, serta meningkatkan kesejahteraan nelayan, pembudidaya ikan, dan masyarakat pesisir di Kota Baubau.