Jejak Karir Prof Takdir Saili, Dari Laboratorium hingga Kursi Rektor UHO

Dipost Tanggal : 14-10-2026
Admin Lintas21
Jejak Karir Prof Takdir Saili, Dari Laboratorium hingga Kursi Rektor UHO
Prof Takdir Saili

 

KENDARI — Perjalanan panjang pengabdian di dunia pendidikan tinggi mengantarkan Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si., ke puncak kepemimpinan tertinggi di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Pria kelahiran Baubau, 12 Februari 1969 ini resmi terpilih sebagai Rektor UHO Periode 2026–2030 setelah meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Rektor yang digelar pada Selasa (13/10/2026).

Langkah Prof. Takdir di dunia pendidikan dimulai dari tanah kelahirannya di Baubau, sebelum akhirnya menempuh pendidikan sarjana di Jurusan Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar. Dedikasi akademiknya semakin diperdalam melalui jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) pada bidang Biologi Reproduksi di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Karier akademiknya di bumi Anoa dimulai sejak diangkat menjadi dosen UHO pada Maret 1994. Sebelum aktif di kampus, ia juga sempat mendedikasikan keilmuannya sebagai Satgas International Fund for Agricultural Development (IFAD) untuk pengelolaan peternakan sapi di Kabupaten Muna.

Karier birokrasi dan kepemimpinannya di UHO terbangun secara berjenjang dan matang. Diawali dari amanah sebagai Kepala Laboratorium Peternakan (2006–2010), ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Ketua Jurusan Peternakan (2010–2012), hingga dilantik menjadi Dekan Fakultas Peternakan UHO selama dua periode (2012–2018).

Kepemimpinan dan keilmuannya yang diakui luas membuatnya dipercaya menduduki posisi strategis tingkat universitas, yakni sebagai Ketua Senat Akademik UHO (2018–2021) dan Direktur Pascasarjana UHO sejak 2021.

Tahun 2025, Prof Takdir juga ikut dalam kontestasi Pilrek UHO, juga masuk tiga besar dalam tahap pertama. Dirinya kalah tipis satu suara dari Prof Armid yang mendapatkan perolehan 31 suara, saat pemilihan rektor UHO.

Pada Rapat Senat Tertutup yang menggabungkan suara Senat UHO dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Takdir Saili meraih kemenangan mutlak dengan perolehan 42 suara dari total suara yang diperebutkan dan mengalahkan dua pesaingnya yakni Prof Ida Usman dan Dr Herman. Pengalaman panjang dari akar akademik hingga jajaran eksekutif birokrasi kampus menjadi modal kuat baginya untuk membawa Universitas Halu Oleo makin berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

 

Disclaimer: tulisan ini berdasarkan rekam jejak dan biodata yang redaksi dapat 

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.