Baubau - Pemerintah Kota Baubau terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Perkemahan Budaya yang dijadwalkan berlangsung pada minggu pertama September 2026. Untuk memastikan kesiapan lokasi, Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, SE turun langsung meninjau kondisi Bumi Perkemahan (Buper) Samparona pada Rabu (26/08/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) diantaranya Dinas PUPR, Camat Sorawolio, staf Khusus Wali Kota Baubau Dr Sunaryo Mulyo, MT dan Drs MZ Tamsil Tamim, M.Si.
Kadis PUPR Kota Baubau Yudi Masril, ST, MT dalam siaran persnya Rabu (26/08/2026) mengatakan, peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan sarana dan prasarana, sekaligus mengidentifikasi sejumlah hal yang masih perlu dibenahi sebelum lokasi digunakan oleh para peserta dan pengunjung.
Menurut Yudi Masril, salah satu perhatian utama Wali Kota Baubau adalah akses jalan menuju dan keluar dari kawasan Bumi Perkemahan Samparona. Kondisi akses dinilai perlu segera dibenahi untuk menjamin kelancaran mobilitas peserta, kendaraan, maupun masyarakat yang akan menghadiri kegiatan.
Oleh sebab itu, Wali Kota Baubau telah menginstruksikan OPD terkait agar melakukan langkah-langkah pembenahan secara cepat dan terkoordinasi, sehingga seluruh kebutuhan dasar di lokasi dapat dipastikan siap sebelum kegiatan dimulai.“Perkemahan Budaya ini membawa nama daerah, sehingga kenyamanan dan keselamatan peserta harus menjadi prioritas. Akses keluar-masuk lokasi harus kita pastikan memadai, aman, dan tidak menghambat mobilitas,” ujarnya.
Ditambahkan, selain aksesibilitas, sejumlah fasilitas pendukung juga menjadi perhatian, antara lain ketersediaan air bersih, toilet, kebersihan lingkungan, serta aspek keamanan dan keselamatan peserta.Disamping itu, akan melakukan pemetaan terhadap titik-titik yang membutuhkan perhatian khusus, termasuk jalur evakuasi dan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan perubahan kondisi cuaca selama pelaksanaan perkemahan.
Lebih lanjut dijelaskan, pembenahan akses jalan akan dilakukan melalui koordinasi lintas OPD agar pekerjaan dapat berjalan efektif dan selesai sesuai waktu yang telah ditetapkan.
Karena itu, diharapkan seluruh jajaran dapat bekerja secara bersama-sama dan memastikan Bumi Perkemahan Samparona benar-benar siap menjadi lokasi pelaksanaan Perkemahan Budaya, sehingga kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, nyaman, dan memberikan kesan positif bagi seluruh peserta maupun tamu yang datang ke Kota Baubau.
"Yang paling penting adalah kita pastikan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi. Jangan sampai ada persoalan yang sebenarnya bisa kita antisipasi sejak awal,”jelasnya mengutip pernyataan Wali Kota Baubau.
Yudi Masril optimis dengan persiapan yang terus dimatangkan, Perkemahan Budaya September 2026 dapat terlaksana dengan baik sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi daerah kepada masyarakat luas