Relawan dan Tim Gabungan Tangani Karhutla Gunung Ciremai hingga Dini Hari: Titik Demi Titik Kami Padamkan

Dipost Tanggal : 23-10-2026
Admin Lintas21
Relawan dan Tim Gabungan Tangani Karhutla Gunung Ciremai hingga Dini Hari: Titik Demi Titik Kami Padamkan
Pemadam api di Gunung

 

Bandung - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. 

Berdasarkan informasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada Jumat, 23 Oktober 2026, salah satu lokasi kebakaran berada di Blok Sipenpen Batu Arca, Wilayah I Kuningan, pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). 

Vegetasi yang terbakar meliputi semak belukar, alang-alang, serasah kering, dan tegakan pohon pinus.

Sekitar 100 personel gabungan dikerahkan untuk memadamkan kebakaran Gunung Ciremai yang berasal dari BPBD Kabupaten Kuningan, BPBD Jawa Barat, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, TNI, Polri, pemadam kebakaran, Masyarakat Peduli Api, relawan, serta warga setempat.

“Saya berkomunikasi dengan Pak Wamenhan dengan jajaran TNI AU, akan segera diturunkan heli untuk melakukan pemadaman melalui water bombing,” ujar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam keterangan yang dibagikan di laman resmi Pemprov Jawa Barat pada Jumat, 23 Oktober 2026.

Selain rencana pemadaman dengan water bombing, juga pembuatan sekat bakar untuk mencegah api merambat ke kawasan dengan vegetasi rapat. 

Hingga Jumat, 23 Oktober 2026, sebagian titik api dilaporkan berhasil dipadamkan. Namun, luas kawasan yang terdampak kebakaran masih dalam proses pendataan.

Salah satu upaya pemadaman karhutla di Gunung Ciremai diunggah oleh relawan saat membuat sekat bakar.

“Titik demi titik kita padamkan, masih silih berganti melakukan pembuatan sekat bakar dan pemadaman api,” tulisnya dalam keterangan unggahan akun Instagram @muhammadhabib366 pada Jumat, 23 Oktober 2026.

“Masih berjibaku di jalur pemadaman buat menjinakkan si jago merah,” imbuhnya.

Proses pemadaman tersebut, dilakukan sekitar pukul 02.31 WIB dini hari dengan peralatan logistik sederhana.

“Dibuat sekat bakar agar tidak merembet, mudah-mudahan besok helikopter bias menyiram sisa-sisanya,” tukasnya.

***

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.