Si Jago Merah Hanguskan Gedung SMPN 8 Baubau, Diduga dari Pembakaran Lahan

Dipost Tanggal : 08-11-2026
Admin Lintas21
Si Jago Merah Hanguskan Gedung SMPN 8 Baubau, Diduga dari Pembakaran Lahan
Gedung sekolah terbakar

BAUBAU — Kebakaran melanda kompleks Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN 8) Baubau yang terletak di Kelurahan Lowu-Lowu, Kecamatan Lea-Lea, Kota Baubau, pada Minggu (08/11/2026). Peristiwa yang menghanguskan satu unit bangunan dan lahan kosong ini diduga bermula dari rambatan sisa pembakaran lahan.

​Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Baubau, H. La Ode Ali Hasan, SE., M.Si, dalam siaran persnya Minggu (08/11/2026) membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan kronologi penanganan di lapangan.

​"Informasi awal kami terima sekitar pukul 11.40 Wita melalui laporan darurat yang diteruskan oleh Bapak I Made Puja Winarta dari Polsek Bungi, usai mendapat laporan dari warga yang melihat kepulan asap di area sekolah," ujar H. La Ode Ali Hasan.

Ditambahkan,​merespons laporan tersebut, pihak Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Baubau langsung bergerak cepat. Unit Posko Bungi dikerahkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mendapat dukungan (backup) tambahan satu unit armada delivery dari Markas Komando (Mako) Damkar bersama 10 orang personel terlengkap.

​Dijelaskan, berdasarkan keterangan warga dan hasil penelusuran awal, api diduga berasal dari sisa pembakaran lahan yang dilakukan oleh pihak sekolah beberapa waktu sebelumnya. Api yang dikira sudah padam ternyata masih menyala di dalam tanah atau tumpukan sisa bakaran, lalu membesar akibat tiupan angin dan merambat hingga menghanguskan bangunan sekolah.

Lebih lanjut diungkapkan, ​Bangunan yang ludes terbakar merupakan fasilitas yang biasa digunakan sebagai tempat beristirahat (rest area) oleh para guru yang bertugas dari luar kota. Saat kejadian berlangsung, bangunan tersebut dipastikan dalam kondisi kosong sehingga tidak ada aktivitas belajar mengajar maupun orang di dalamnya.

"​Berkat kesigapan petugas gabungan dan warga setempat, amukan si jago merah akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam,"ungkapnya

​H. La Ode Ali Hasan memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam insiden ini. Kendati demikian, kerugian material ditaksir cukup besar."Dugaan sementara, kerugian meliputi bangunan dengan ukuran 12x6 meter yang diperkirakan bernilai sekitar Rp100.000.000, serta lahan kosong seluas 150x50 meter yang ikut terbakar," jelasnya.

​Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun instansi di Kota Baubau agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam melakukan aktivitas pembersihan lahan dengan cara membakar. Kondisi cuaca yang tidak menentu kerap membuat sisa api tersembunyi dan memicu kebakaran lahan yang berisiko merambat ke bangunan vital di sekitarnya.

 

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.