Buton - Pikama’a-Ma’ano Kampo merupakan tradisi masyarakat setempat dalam menjamu tamu dengan cara duduk bersila menghadap talam. Tradisi ini menjadi bagian dari kekayaan adat dan budaya masyarakat Wasuemba yang terus dijaga dan dilestarikan.
Mewakili Bupati Buton, Wakil Bupati Buton, Syarifudin Saafa, S.T., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Buton, menghadiri acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Desa Wasuemba yang dikemas dalam tradisi “Pikama’a-Ma’ano Kampo”, Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Kantor Desa Wasuemba, Kecamatan Wabula, Sabtu, 7 November 2026.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Buton, Kapolres Buton, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Buton, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, para kepala OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Buton, Camat Wabula, Kepala Desa Wasuemba, serta tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh masyarakat Desa Wasuemba atas terselenggaranya syukuran dalam rangka memperingati HUT ke-47 desa tersebut.
Menurutnya, kegiatan syukuran tidak hanya sekadar menjadi seremoni berkumpul bersama masyarakat, tetapi juga merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sekaligus momentum untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan membangun semangat kebersamaan.
“Syukuran itu bukan hanya sekadar seremonial berkumpul bersama masyarakat. Lebih dari itu, ini merupakan wujud terima kasih kita kepada Yang Maha Kuasa, sekaligus menjadi momentum mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan dan membangun semangat kebersamaan,” ucap Wabup.
Lebih lanjut, Wabup menegaskan bahwa kekuatan sebuah desa tidak hanya terletak pada kekayaan alam maupun besarnya anggaran pembangunan, tetapi justru pada kekompakan, persatuan, dan semangat gotong royong masyarakatnya.
“Desa yang masyarakatnya bersatu pasti akan lebih mudah maju. Desa yang masyarakatnya saling membantu pasti akan mudah menghadapi tantangan. Dan desa yang menjaga nilai adat, agama, dan budaya pasti akan memiliki pondasi yang kokoh untuk membangun masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Buton senantiasa memberikan dukungan terhadap kemajuan dan perkembangan Desa Wasuemba. Menurutnya, nama baik Desa Wasuemba merupakan bagian dari nama baik Kabupaten Buton yang harus dijaga bersama.
“Kita ingin semangat yang ada di Desa Wasuemba ini tertularkan ke seluruh desa yang ada di Kabupaten Buton. Insyaallah, Buton menjadi Buton yang bersinar,” tuturnya.
Peringatan HUT ke-47 Desa Wasuemba ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengenang perjalanan dan sejarah desa, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, melestarikan adat dan budaya, serta meningkatkan semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan desa dan Kabupaten Buton ke depan.