Pemkab Buton Tengah Luncurkan Program Madrasah Diniyah Takmiliyah Wujudkan Kota Santri dan Kota Pendidikan

Dipost Tanggal : 27-10-2025
Admin Lintas21
Pemkab Buton Tengah Luncurkan Program Madrasah Diniyah Takmiliyah Wujudkan Kota Santri dan Kota Pendidikan
Pemkab Buton Tengah Luncurkan Program Madrasah Diniyah Takmiliyah

Labungkari – Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter dan akhlak generasi muda melalui launching Program Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT). Program ini menjadi bagian penting dari visi-misi Bupati Buton Tengah, Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si., dan Wakil Bupati, Muh. Adam Basan, S.Sos., untuk menjadikan Kabupaten Buton Tengah sebagai Kota Santri dan Kota Pendidikan.

Kegiatan launching berlangsung di Masjid Babussalam, Kelurahan Bombonawulu, Kecamatan Gu, pada Senin (27/10/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Buteng Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si., dan Wakil Bupati Muh. Adam Basan, S.Sos., bersama jajaran Pemerintah Daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, Camat , lurah dan kepala desa se-Kecamatan Gu, kepala sekolah dasar, serta para guru ngaji yang telah direkrut di masing-masing desa dan kelurahan.

Salah satu fokus utama program ini adalah penyelenggaraan Sekolah Madrasah Diniyah Takmiliyah (SMDT). Pada tahap awal, kegiatan akan dilaksanakan di Kecamatan Gu dengan sasaran 1.103 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah, khususnya kelas 1 hingga kelas 3. Pembelajaran akan dilaksanakan setiap sore hari agar tidak mengganggu jam belajar formal di sekolah.

Dalam sambutannya, Bupati Azhari menegaskan bahwa pelaksanaan program Kota Santri merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kemaslahatan umat dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

“Harapan saya, seluruh siswa-siswi ini kelak dapat menjadi penerus cita-cita bangsa yang berakhlak mulia. Apa yang kita lakukan hari ini semata-mata untuk kemaslahatan umat, agar anak-anak kita ke depan tidak ada lagi yang tidak mengenal huruf Al-Qur’an,” ujar Bupati Azhari.

Lebih lanjut, ia menjelaskan program SMDT ini merupakan wujud nyata dari visi dan misi kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Muh. Adam Basan. Program tersebut juga menjadi tindak lanjut dari peluncuran resmi oleh Menteri Agama RI yang telah dilakukan di Kabupaten Buton Tengah pada awal September 2025.

“Alhamdulillah, program ini telah mendapat restu dan diluncurkan oleh Menteri Agama saat kunjungannya di Buton Tengah awal September lalu. Ini saatnya kita di daerah untuk mengeksekusinya dengan baik,” tambahnya.

Untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program, Bupati Azhari mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para kepala desa dan lurah, agar memberikan dukungan penuh di wilayah masing-masing.

“Program ini membutuhkan sinergi kita semua. Saya mengajak kepada seluruh kepala desa, mari kita dukung bersama program ini demi kemajuan daerah dan masa depan anak-anak kita,” tutupnya.

Dengan hadirnya Program Madrasah Diniyah Takmiliyah, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah optimistis dapat melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi positif bagi kemajuan daerah serta bangsa.

 

Gambar Lainnya
Baca Artikel Lainnya :
Artikel Terbaru

Jumlah Pengunjung

Copyright © 2021. Lintas21.com ~ Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.