Kendari - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara (Karantina Sultra) menerima mahasiswa magang jurusan Proteksi Tanaman Universitas Halu Oleo (UHO) dalam rangka Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).
Penerimaan mahasiswa magang ini dihadiri oleh Kepala Karantina Sulawesi Tenggara, drh. A. Azhar, Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleu UHO, Prof. Andi Khaeruni,serta sekertaris Jurusan Proteksi Tanaman UHO.
A. Azhar menyambut baik penerimaan mahasiswa magang ini. Selama mahasiswa magang di Karantina Sultra diharapkan mendapatkan ilmu baru. Jika selama ini mereka mempelajari teori di kampus, selama magang para mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan kepada dunia kerja dan menambah pengalaman praktis dalam pengelolaan karantina yang selama ini mereka mempelajari teori di kampus dan akan diterapkan di lapangan.
A. Azhar menambahkan Karantina Sultra sangat mendukung Program MBKM ini, kegiatan ini bagian dari implementasi kerjasama antara Badan Karantina Indonesia dan Universitas Halu Oleo.
Ditempat yang sama Ketua Tim Karantina Tumbuhan menyampaikan selama program magang, mahasiswa akan terlibat dalam berbagai tugas penting, seperti pemeriksaan komoditas pertanian yang akan dikirim atau diterima di wilayah Sulawesi Tenggara, pengambilan sampel untuk uji laboratorium, serta identifikasi dan pengendalian organisme pengganggu yang berpotensi merusak tanaman dan ekosistem. Mereka juga akan belajar mengenai prosedur administrasi karantina dan dokumentasi yang diperlukan dalam proses pengawasan.
Sementara itu Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleu UHO, Prof. Andi Khaeruni mengapresiasi kerja sama ini dan berharap dapat terus memperkuat hubungan dengan Karantina Sulawesi Tenggara.
"Melalui program magang inidiharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang berguna di dunia kerja yang dapat memberikan manfaat baik bagi mahasiswa, dunia pendidikan, dan sektor pertanian di Indonesia yang berkelanjutan," ungkapnya