Baubau - Wakil Wali (Wawali) Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc secara resmi membuka kegiatan Orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Kota Baubau Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan di aula lantai dua Kantor Wali Kota Baubau pada Selasa (02/06/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc mengingatkan kepada 7 peserta orientasi bahwa status CPNS merupakan masa percobaan atau prajabatan yang wajib dilalui dengan sungguh-sungguh. Meskipun mayoritas peserta berasal dari sekolah kedinasan, proses adaptasi tetap menjadi kunci utama di fase awal ini."Pada masa-masa awal ini, adik-adik tetap perlu beradaptasi. Baik terhadap lingkungan, budaya kerja, maupun kedudukan sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil," ujarnya di hadapan para peserta orientasi.
Ditambahkan, menjadi PNS bukan sekadar kebanggaan atas status sosial, mengenakan seragam dinas, atau sekadar hadir untuk mengisi daftar absensi di kantor. Lebih dari itu, ada amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
"Kota Baubau membutuhkan PNS yang produktif, mau melayani, dan mencapai kinerja yang terukur. Bekerjalah dengan hati dalam melaksanakan setiap tugas pekerjaan," tegasnya.
Dijelaskan, sebagai bagian dari ASN ada tiga fungsi utama yang harus dijiwai oleh setiap pegawai daerah yakni Pelaksana Kebijakan Publik dengan menjadi motor penggerak dalam mengeksekusi visi dan misi kepala daerah yang tertuang dalam RPJMD serta seluruh kebijakan turunannya.
Kemudian sebagai pelayan Publik bertugas memberikan pelayanan secara profesional dan berkualitas kepada masyarakat. Serta sebagai Perekat dan Pemersatu Bangsa yang memiliki tanggung jawab moral untuk mempererat persatuan dan kesatuan NKRI.
Sementara itu, menariknya, dalam orientasi kali ini, para CPNS juga dibekali dengan pengenalan nilai-nilai dasar dan budaya kerja lokal. Wakil Wali Kota Baubau Wa Ode Hamsinah Bolu mengajak para abdi negara muda ini untuk menghidupkan kembali warisan leluhur Kesultanan Buton yang sangat relevan dengan dunia pemerintahan modern.
"Di Buton ini, kita mewarisi nilai-nilai yang sangat relevan, di antaranya inda inda mo karo somanamo lipu (mengutamakan kepentingan daerah/negara di atas kepentingan pribadi) dan poangka-angka taka (saling menghargai dan mendukung). Nilai itu kini terangkum dalam semangat kerja bersama menuju Baubau yang lebih baik—Baubau yang ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat," jelasnya.
Menutup arahannya, Wakil Wali Kota mengingatkan bahwa sejak menerima SK 80%, seluruh regulasi mengenai disiplin dan kinerja sudah melekat penuh pada diri setiap CPNS. Ia berpesan agar aturan tersebut dipatuhi sejak dini agar tidak ada kendala dalam proses pengangkatan menuju status PNS penuh (100%).
"Saya mendoakan agar setelah satu tahun menjadi CPNS dan melewati masa prajabatan, kalian resmi menjadi PNS Kota Baubau. Bersungguh-sungguhlah mengikuti orientasi ini sebagai bekal menjadi abdi negara yang profesional, amanah, dan berkomitmen tinggi untuk daerah," pungkasnya