Kolaka, Lintas21.com - Stand pameran Dinas Ketahanan Pangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi salah satu stand favorit yang ramai dikunjungi masyarakat, dalam gelaran pameran perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Realisasi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang disuguhkan Dinas Ketahanan Pangan Sultra pada stand pameran perayaan HUT Sultra tahun ini, tampak menjadi magnet tersendiri bagi warga untuk berkunjung ke stand pameran yang terletak di area pintu masuk Stadion Gelora Kolaka, yang menjadi lokasi pusat pelaksanaan rangkaian kegiatan perayaan HUT Sultra 2025.
Di samping itu, keramahan para petugas stand yang senantiasa melayani para pengunjung dengan humanis, menambah nilai plus dari masyarakat terhadap stand pameran yang dimotori Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan Sultra, Ir Ari Sismanto tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Distribusi dan Cadangan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Rosmini STP MS, menegaskan, di samping untuk memeriahkan perayaan HUT Sultra tahun ini, GPM ini juga digelar sebagai langkah strategis Pemerintah dalam upaya menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan khususnya di wilayah Sultra.

Adapun jumlah stok bahan pangan yang disiapkan pada GPM di momen perayaan HUT Sultra kali ini, ungkap Rosmini, di antaranya, tujuh ton beras, 250 rak telur, satu ton gula pasir, 1200 liter minyak goreng, serta bawang merah dan bawang putih masing-masing 150 kg.
“Sampai hari ke tiga pameran ini, untuk stok beras dari tujuh ton yang kami sediakan itu sudah terjual sekira empat ton. Untuk stok telur, dari 250 rak yang kami siapkan sudah terjual sekira 145 rak. Minyak Goreng, dari 1200 liter yang kami siapkan, sudah terjual sekira 660 liter,” ujar Rosmini, Sabtu (26/4)

Ia pun berharap, GPM yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Sultra ini dapat membantu masyarakat, mengingat harga jual bahan pangan dalam GPM ini, terhitung lebih murah dari harga bahan pangan yang ada di pasaran pada umumnya.
“Alhamdulillah GPM kali ini cukup ramai, karena sebelum dilaksanakan kami terlebh dahulu sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat baik secara online maupun offline. Kami juga berharap GPM ini dapat membantu langkah pemerintah dalam upaya pengendalian inflasi daerah,” tandas Rosmini.*